ASUS Indonesia bersama Intel dan Microsoft resmi memperkenalkan ASUS ExpertBook Ultra, laptop bisnis flagship terbaru yang menggabungkan performa AI enterprise, desain ultra ringan, serta fitur keamanan tingkat tinggi untuk kebutuhan profesional modern.
Laptop ini hadir untuk menjawab meningkatnya kebutuhan perangkat kerja berbasis AI di tengah transformasi digital dan pola kerja hybrid yang semakin dinamis. Kalangan profesional dan pemimpin bisnis kini tidak lagi mencari laptop sekadar sebagai alat kerja, tetapi juga sebagai pusat produktivitas, pemrosesan data, dan integrasi AI dalam satu perangkat portabel.
ASUS mengklaim ExpertBook Ultra sebagai “The Flagship of the Industry. Period” berkat kombinasi prosesor Intel Core Ultra terbaru, NPU 50 TOPS, GPU Intel Arc, sistem pendingin 50W tanpa throttling, hingga desain super ringan mulai 0,99 kg.
S.Y. Hsu, Co-CEO of ASUS, mengatakan ASUS ExpertBook Ultra dirancang sebagai jawaban terhadap kebutuhan masa depan dunia kerja berbasis AI.
“ASUS ExpertBook Ultra merupakan puncak tertinggi dari rekayasa Asus sekaligus jawaban kami terhadap masa depan dunia kerja,” ujar S.Y. Hsu.
“Perangkat ini kami rancang tanpa kompromi. Kami memahami bahwa pemimpin bisnis masa depan membutuhkan mesin bertenaga AI yang mampu berpikir dan bekerja secepat mereka, dikemas dalam desain yang mencerminkan elegansi. Inilah flagship sejati di industri,” lanjutnya.
Bobot 0,99 Kg dengan Baterai Hingga 26 Jam
Salah satu daya tarik utama ASUS ExpertBook Ultra adalah desain ultra-portabelnya. Laptop ini menggunakan material magnesium-aluminium AZ31B kelas kedirgantaraan dengan lapisan ASUS Nano Ceramic Technology berkekuatan 9H.
ASUS menghadirkan varian POLED dengan bobot mulai 0,99 kg dan ketebalan 10,9 mm. Meski ringan, perangkat ini tetap dibekali baterai 70Wh yang diklaim mampu bertahan hingga 26 jam penggunaan.
Laptop ini juga mendukung pengisian cepat dengan klaim hingga enam jam produktivitas hanya melalui pengisian daya selama 15 menit.
Gita Wirjawan, Brand Ambassador ASUS Commercial Business Indonesia, menyebut ExpertBook Ultra dirancang untuk profesional dengan mobilitas tinggi.
“Bagi profesional yang sering berpindah antara bandara internasional, kafe premium, hingga ruang rapat eksekutif, ASUS ExpertBook Ultra menjadi perangkat ideal,” ujar Gita.
“Bobot 0,99 kg, balutan warna Morn Grey yang elegan, serta kemampuan menghadirkan hingga enam jam produktivitas hanya dengan pengisian daya 15 menit, menghadirkan definisi baru mobilitas berdaya tinggi yang tetap tampil berkelas,” lanjutnya.
Intel Core Ultra dan AI 50 TOPS
Di sektor performa, ASUS ExpertBook Ultra ditenagai prosesor hingga Intel Core Ultra X9-388H dengan dukungan dedicated NPU 50 TOPS dan total kemampuan AI platform hingga 180 TOPS.
Kemampuan AI tersebut dirancang untuk menangani berbagai workload modern seperti AI generatif, inferensi model AI lokal, penerjemahan real-time, hingga pemrosesan data berbasis AI tanpa bergantung pada cloud.
ASUS juga menyematkan sistem pendingin ASUS ExpertCool Pro yang diklaim mampu menjaga performa CPU stabil di TDP 50W tanpa throttling.
Simon Chan, Global Account Sales Director Intel APJ, menilai ExpertBook Ultra mampu memaksimalkan performa AI dari NPU terbaru Intel.
“ASUS ExpertBook Ultra mampu memaksimalkan hingga 50 TOPS performa komputasi dari NPU terbaru kami,” ujar Simon.
“Kapabilitas ini memastikan pengguna profesional memiliki tenaga pemrosesan yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi bisnis berbasis AI yang kompleks dengan efisiensi tinggi,” lanjutnya.
Laptop ini juga dibekali RAM LPDDR5x hingga 64GB dengan kecepatan 9600 MT/s serta SSD PCIe Gen5 x4 hingga 2TB yang diklaim memiliki kecepatan baca lebih dari 14.000 MB/s.