World AI Show 2026 Digelar di Jakarta, Usung Tema Architecting Indonesia’s Sovereign & Scalable AI Future

World AI Show edisi global ke-47 akan hadir di Jakarta pada 7-8 Juli 2026. Acara ini diselenggarakan oleh perusahaan penyedia layanan konsultasi dan penyelenggara acara bisnis global, Trescon.

Gelaran ini hadir di tengah pesatnya perkembangan AI yang semakin beralih dari sekadar eksperimen perusahaan menjadi infrastruktur utama operasional bisnis. Seiring proyeksi pertumbuhan industri AI Indonesia yang diperkirakan mencapai USD10,9 miliar, penguasaan infrastruktur digital dinilai menjadi faktor penting dalam memperkuat daya saing perusahaan di masa depan.

Tema World AI Show Jakarta

World AI Show 2026 mengusung tema ‘Architecting Indonesia’s Sovereign & Scalable AI Future’. Acara ini menjadi wadah kolaborasi untuk mendorong implementasi kecerdasan buatan (AI) dari tahap uji coba menuju penerapan komersial dalam skala besar.

Wakil Ketua Komite Tetap AI dan Perlindungan Data Pribadi (PDP) KADIN Indonesia Eryk Pratama mengatakan AI berkembang menjadi penggerak strategis bagi pertumbuhan ekonomi, transformasi layanan publik, serta penguatan kedaulatan digital Indonesia.

“AI berkembang sangat pesat sebagai penggerak strategis bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia, transformasi layanan publik, serta penguatan kedaulatan digital. Dengan momentum yang semakin kuat di berbagai sektor, AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan produktivitas, inklusi, dan inovasi,” ujar Eryk.

Tata kelola yang kuat juga perlu menjadi perhatian, tambah Eryk. Khususnya, dalam perlindungan data, keamanan siber, dan penerapan AI yang etis.

“Ke depan, keberhasilan akan bergantung pada keselarasan investasi, pengembangan talenta, dan kerangka tata kelola agar AI dapat diterapkan secara aman, etis, serta mampu membangun kepercayaan publik dalam jangka panjang,” lanjutnya.

Sementara itu, VP of Technology GRAND, Data and AI tiket.com Dr. Irvan Bastian Arief menilai AI telah menjadi pendorong utama transformasi ekonomi digital Indonesia melalui peningkatan produktivitas dan inovasi di berbagai sektor.

“AI dengan cepat mentransformasi ekonomi digital Indonesia melalui kemampuan membantu bisnis berkembang lebih cepat, mengambil keputusan yang lebih cerdas, dan menghadirkan pengalaman pelanggan yang semakin personal,” kata Irvan.

Meningkatnya adopsi AI perlu dibarengi dengan pengembangan talenta dan penerapan AI yang bertanggung jawab agar Indonesia mampu mewujudkan potensinya sebagai salah satu ekonomi berbasis AI terdepan di Asia Tenggara.

Dalam pelaksanaannya, World AI Show akan berfokus pada implementasi nyata AI, mulai dari kesiapan infrastruktur komputasi, optimalisasi biaya inferensi, hingga tantangan integrasi di dunia industri. Pembahasan tersebut akan terbagi ke dalam empat tema utama, yakni AI Infrastructure & Data Foundations, Generative AI & Automation, Responsible & Trusted AI Ecosystems, serta Intelligent Industries & Smart Infrastructure.

Author: sp4in2br4in

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *